Oleh: subair | April 26, 2009

REKOMENDASI TANWIR MUHAMMADIYAH II TAHUN 2009

Bandar Lampung – Usai sudah perhelatan Tanwir Muhammadiyah II tahun 2009 yang dilaksanakan di Bandar Lampung. Sejumlah agenda Tanwir telah selesai dibahas, termasuk harapan warga Persyarikatan atas berbagai hal, yang tertuang dalam Rekomendasi Tanwir Muhammadiyah.

Berikut adalah Rekomendasi Tanwir Muhammadiyah II tahun 2009.

I. Visi dan Karakter Bangsa

1. Muhammadiyah mengajak segenap komponen bangsa untuk membangun karakter bangsa yang berkepribadian kuat berdasarkan nilai keimanan, ketaatan beribadah, akhlak mulia/budi pekerti luhur sebagai landasan untuk menuju Indonesia yang adil, makmur, berdaulat, maju dan kuat dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika;

2. Muhammadiyah mendesak pemerintah dan pejabat negara agar menggunakan wewenang dan jabatannya sesuai dengan amanah yang diberikan untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat dan meminta pemerintah untuk menindak tegas pejabat negara yang melakukan praktik nepotisme, korupsi, dan manipulasi;

3. Muhammadiyah menuntut para pengelola negara untuk menjadikan NKRI sebagai Negara-Pelayan (the servant state) yang menjalankan fungsi pemerintahan yang sepenuhnya bertanggungjawab untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sebagaimana cita-cita kemerdekaan;

4. Muhammadiyah mendesak pemerintah (pusat dan daerah) dan mengajak segenap elemen bangsa untuk mengoptimalkan konsolidasi demokrasi dengan membangun kultur demokrasi yang berkeadaban, egaliter, menghargai keberagaman, menjunjung tinggi meritokrasi, saling menghormati dan menjunjung tinggi hukum untuk mewujudkan kualitas hidup bangsa;

5. Muhammadiyah mendesak pemerintah untuk menerapkan paradigma pembangunan berkelanjutan yang bermakna (sustainable development with meaning) dengan prinsip pembangunan yang memanfaatkan sumberdaya alam secara eko-demokratis, kebijakan politik ekonomi yang berpihak kepada kepentingan rakyat, serta menjunjung tinggi moralitas dan kedaulatan bangsa;

6. Muhammadiyah mendesak pemerintah (pusat dan daerah) untuk menyelamatkan aset negara serta mengelola kekayaan dan sumberdaya alam dengan memprioritaskan kepentingan jangka panjang, keseimbangan lingkungan hidup, dan memanfaatkannya untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat;

7. Mengusulkan kepada Pemerintah RI agar K.H. Ahmad Dahlan ditetapkan sebagai tokoh Bapak Pendidikan nasional.

II. Politik dan Pemilu 2009

1. Muhammadiyah mendesak partai politik dan seluruh komponen bangsa untuk tidak menjadikan Pemilu 2009 sebagai ajang perebutan kursi kekuasaan (power struggle) belaka yang menjurus pada pragmatisme dan menghalalkan segala cara. Akan tetapi Pemilu harus dijadikan momentum untuk menghasilkan anggota legislatif, presiden dan wakil presiden yang bertanggungjawab dalam menjalankan amanat rakyat, mengurus negara/pemerintahan dengan benar, menghasilkan kebijakan-kebijakan yang pro-rakyat kecil, menjunjung tinggi nilai-nilai kebajikan dan etika publik, membangun kepercayaan, serta tidak menggunakan aji mumpung dalam melaksanakan kekuasaan yang dimilikinya;

2. Muhammadiyah menyerukan kepada segenap komponen bangsa untuk memilih pemimpin nasional pada Pemilu 2009, yang:

a. Memiliki visi dan karakter yang kuat sebagai negarawan yang mengutamakan kepentingan bangsa dan negara ketimbang kepentingan partai politik, diri sendiri, keluarga, kroni dan lainnya;

b. Berani mengambil berbagai keputusan penting dan strategis yang menyangkut hajat hidup rakyat dan kepentingan negara, mampu menyelesaikan persoalan-persoalan krusial bangsa secara tegas, serta melakukan penyelamatan aset dan kekayaan negara;

c. Mampu menjaga kewibawaan dan kedaulatan nasional dari berbagai ancaman di dalam dan luar negeri, serta mampu mewujudkan good governance termasuk melakukan pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu;

d. Melepaskan jabatan di partai politik apapun dan berkonsentrasi dalam memimpin bangsa dan negara.

3. Muhammadiyah menyeru dan mengajak segenap warga negara yang memiliki hak pilih untuk menggunakan hak politiknya dalam Pemilu 2009 secara cerdas dan kritis. Penggunaan hak politik tersebut merupakan wujud tanggungjawab berdemokrasi untuk perbaikan dan penyempurnaan kehidupan berbangsa dan bernegara;

4. Muhammadiyah mengajak segenap kekuatan politik, elite, dan warga masyarakat untuk menjauhkan diri dari segala bentuk politik uang dan cara-cara yang kotor dalam berpolitik pada Pemilu 2009, sebab tindakan seperti itu selain tidak benar juga dapat merusak tatanan kehidupan politik nasional dan meruntuhkan moral bangsa.

III. Internasional

1. Muhammadiyah menyeru Dunia Islam, terutama negara-negara kaya di Asia Barat, untuk membangun jaringan solidaritas kongkrit bagi penanganan masalah konflik dan kemiskinan di negara-negara yang mayoritas beragama Islam;

2. Muhammadiyah mengajak semua kekuatan umat Islam di Indonesia dan di seluruh dunia untuk tetap memperkuat solidaritas dan keberpihakan bagi umat Islam dan negara-negara Muslim yang tertindas seperti Palestina, Irak, Sudan, dan sebagainya;

3. Muhammadiyah mendesak Pemerintah untuk membentuk Atase Agama di Kedubes Republik Indonesia di negara-negara yang menjadi tujuan pekerja Indonesia di luar negeri untuk kepentingan pembinaan keagamaan;

4. Muhammadiyah mengajak negara-negara maju dan berkembang untuk membangun Tata Dunia baru yang lebih beradab dan mampu mengembangkan prinsip-prinsip demokrasi secara mondial, tidak standar ganda, mengedepankan dialog, dan saling menghormati kedaulatan tiap negara dalam semangat keadilan dan kesetaraan.

Bandar Lampung, 8 Maret 2009

http://www.muhammadiyah.or.id/


Responses

  1. Sejak awal berdiri, Muhammadiyah berkomitmen untuk membangun karakter bangsa, bukan saja pada kelompok Muhammadiyah sendiri tapi Bangsa secara keseluruhan.

    Lembaga pendidikan Muhammadiyah yang tersebar di Seluruh Tanah Air merupakan bukti bahwa Muhammadiyah adalah lembaga keagamaan yang peduli pada pendidikan untuk membangun SDM Bangsa Indonesia demi Kekuatan Agama, Karakter dan Budaya.

  2. Maaf Pak saya hanya akan mengutarakan sedikit kenyataan bahwa Muhammadiyah di kampung/ Kecamatan saya oleh masyarakat serasa di jauhi dan di benci. sehingga terjadi semacam gesekan sosial. Ini disebabkan menurut saya karena Muhammadiyah di Kec. saya getol sekali untuk menghancurkan bid’ah dan khurofat yang masih berkembang di sana. Hanya saja cara yang dipakai memang frontal, tidak melalui pendekatan persuasif.

  3. Asas Muhammadiyah adalah Islam dengan bersumber kepada Al-Qur’an dan Sunnah (AD ps.1)

    Maksud dan tujuannya : menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya (AD ps. 2)

    Dalam berdakwah Muhammadiyah tidak hanya menerapkan dakwah billisan, tetapi juga dakwah bil hal. Bahkan yang terakhir ini menjadi perioritas utama. Sebagai wujud dakwah bil hal, Muhammadiyah mendirikan banyak lembaga pendidikan (mulai dari TK sampai perguruan tinggi), rumah sakit, balai kesehatan, rumah bersalin, panti asuhan, panti jompo, lembaga ekonomi, masjid, surau, menyiapkan kader umat dan bangsa, santunan fakir miskin dan sebagainya. Melalui kegiatan ini da’wa melenyapkan bid’ah dan khurafat dilakukan dengan santun sesuai kultur masyarakat setempat.

    Kenapa demikian, karena Muhammadiyah pada dasarnya merupakan gerakan dakwah amar ma’ruf nahi munkar. Dan yang perlu diingat, tampilan wajah dakwah Muhammadiyah selalu teduh dan sejuk. Muhammadiyah juga selalu berusaha dalam dakwahnya, menyeimbangkan kepentingan dunia dan akherat.

    Walla-hu a’lamu bishshawab !!!

  4. Ass. Pak Subair

    Secara tidak sengaja saya menemukan blog bapak ini. Sudah lama saya ingin mengontak bapak dan ibu di Betoambari untuk sekedar mengucapkan terimakasih. Tetapi sayang semua catatan2 tentang Buton sudah lama hilang dan terhapus.

    Semoga bapak masih ingat saya laki2 tinggi, kurus, item dan suka jalan kaki ini. Saya jarwo dulu pernah numpang di rumah bapak sekitar 9 bulanan. Terimakasih atas tumpangannya selama ini. Salam buat ibu dirumah yang dulu selalu masak masakan yang lezat. Semoga keluarga bapak selalu bahagia dan diberkahi selalu.

    Salam hangat dari saya, istri dan putra saya untuk keluarga di Betoambari. Sudah 3 tahun ini saya tinggal dan bekerja di Inggris untuk melanjutkan studi master dan PhD. Mudah2an kita masih diberi kesempatan untuk bertemu kembali.

    Salam

    • Assalamu Alaikum Wr. Wb.

      Terima kasih Pak Jarwo berkunjung ke blog ini, selamat jumpa walau cuma lewat media maya, kami di Betoambari sering mengenang masa-masa dulu, kini tinggal saya dan ibu yang ada di rumah, anak-anak semua sudah pada kerja di Kab. Wakatobi, anak-anak yang tinggal dirumah sudah pada tamat tahun ini. Kadang saya SMS Pak Muis, Ibu Witri juga sudah sibuk jarang ke rumah.

      Blog ini khusus saya ceritakan masa lalu kita di UNISBU (UMB) untuk memenuhi permintaan Rektor Baru (Drs. H. Syarifuddin Bone, S.H. M.Si) tolong dikoreksi kalau ada yang tidak pas, ditambah kalau ada yang kurang, lihat di halaman 4 blog ini.

      UMB sekarang sudah bagus, semakin ramai. Sejak Pak Jarwo dan teman-teman dari Jokya meninggalkan UMB, sejak itu pula saya tersingkir oleh Rektor lama (Drs. A.M. Syahir Baso) hingga sekarang belum juga diberi kesempatan untuk mengajar.

      Selamat berprestasi Pak Jarwo, salam buat Istri dan Anak-anak, Kalau sudah Tamat dan kembali ke Tanah Air, jangan lupa Muhammadiyah.

      Terima Kasih.
      Wassalamu Alaikum Wr. Wb.

  5. Ass.wr.wb

    Alhamdu lillaah, senang rasanya dengar kabar yang membahagiakan dari mas jarwo walaupun lewat blgernya P.Subair. , ikut mendoakan semoga sukses tercapai cita-citanya.
    Sekarang tugas dimana ? Kapan kawinnya ? Siapa nama anaknya ? gak pernah dengar kabarnya tiba-tiba udah di negeri seberang jauh.
    Gapailah cita-cita dengan cinta. (Danang & Saras)
    Ass. P.Subair, alhamdu lillaah kami ikut senang dengan perkembangan UMB saat ini, walaupun duka lara di bau-bau masiha agak terasa. Doakan kami juga bahagia di jawa.
    Bagaimana kabar temen-temen di bau-bau, para sesepuh PDM, mudah-mudahan selamat dan sehat senatausa. Amin.

    • Ass.wr.wb

      Senang sekali, Semoga Allah merahmati kita dengan kebahagiaan hakiki. Terima kasih Mas Danang dan Mas Saras berkunjung ke blog saya, kemarin juga Mas Jarwoto kirim kabar dari Inggris, Mas Muis kirim kabar lewat SMS kayaknya reuni maya mengenangkan masa lalu kita di Bau-Bau.

      Kita senang dengan perkembangan UMB tetapi lebih dari itu kita bahagia karena Mahasiswa buah karya kita semuanya telah berhasil menjadi guru, mereka kembali mengajar di kampungnya masing-masing dan sesekali ke Bau-Bau mempertanyakan keberadaan kita.

      Saya mohon maaf atas kebersamaan yang kurang nyaman selama kita di Bau-Bau, mari kita terima sebagai konsekwensi perjuangan untuk menolong sesama. Kini buah karya kita telah mengabdikan diri di masyarkat baik sebagai guru atau yang lainnya, semoga saja mereka mengamalkan ilmunya dengan baik.

      Teman-teman kita yang tersisa di UMB adalah Mbak Witri, Mbak Dewi, dan Azaluddin sedangkan Mbak Diah, Mbak Anis dan Mbak Tri Astuti di SMA Muhammadiyah kemudian Mas Januarto dan Mas Susilo di STM Negeri Bau-Bau dan lain-lain mereka semua sudah menjadi PNS kecuali yang di UMB.

      Pada saat masih aktif di PDM dan Amal Uasaha Muhammadiyah ada empat orang panutan/motivator yang saya anggap sebagai sesepuh di Muhammadiyah Buton yaitu (I) Drs. H. La Ode Manarfa (Sultan Buton yang Terakhir), (II) Abdul Gani Ali (Mantan Ketua PDM Buton). (III) H. Syamsuddin (mantan kndep Agama Kab. Buton) dan (IV) Drs. Hifni Sadzali (Gurunya istri saya di SPIAN atau MA). Yang I dan II sudah meninggal dunia “Semoga Amal Ibadahnya diterima di sisi Allah S.W.T” dan IV sudah kembali ke Jawa. Kabarnya di Semarang. Tapi masih ada H. Syamsuddin sering berjama’ah bersama di Mesjid Raya Bau-Bau, beliau masih kuat dan sehat.

      Sekali lagi terima kasih banyak dan mohon maaf yang setulus-tulusnya.
      Wassalamu Alaikum Wr. Wb.

  6. Ass. wr.wb

    Senang sekali mendengar cerita Pak Subair dan keluarga di Betoambari yang sudah mentas semuanya. Selamat dan sukses telah berhasil mendidik putra putrinya.

    Mas Danang dan Mas Saras terimakasih atas doanya ya. Saya dan keluarga juga selalu berdoa agar jenengan selalu sehat dan bahagia.

    Saya sudah tiga tahun ini kerja di UK mas sambil melanjutkan study PhD di Institute for Social Change University of Manchester. Saya menikah 5 tahun yang lalu waktu itu mas Saras datang kalau saya tidak lupa. Baru 7 bulan lalu dikaruniai momongan. Si kecil, Danish eL Biruni…

    Di Indonesia saya tinggal dan menetap di Purwokerto karena istriku kebetulan kerja di Unsoed. Ini email saya: jarwo@hotmail.com

    Senang mendengar UMB semakin maju. Mudah-mudahan bisa memajukan Buton dan sekitarnya

    Salam untuk semuanya

    • Ass. Wr. Wb.

      Pak Jarwo, bagaimana bisa menemukan blog saya, bagimana isinya menurut Pak Jarwo? Tolong baca tulisan-tulisan tentang UMB, Muhammadiyah di Buton dan yang lainnya, juga tolong berikan komentarnya.
      Pak Muis Juga telah membaca diskusi kita di Blog itu tetapi dia belum menulis komentarnya, katanya sementara dipersiapkan.
      Kami sekeluarga berharap seatu ketika kita bisa ketemu darat seperti dulu. Selamat berjuang semoga sukses selalu.

      Mohon maaf dan terima kasih.
      Wassalam.

      Subair.

  7. Assalamu alaikum …. Pak Jarwo kebetulan saya jalan-jalan ke Dinas Pendidikan bau-bau. Saya dapat berita dari Pak Subair kita melanjutkan Studi Doktornya. Selamat menempuh pendidikan semoga cepat selesai dan sukses.
    Sebelumnya maaf ini dari Zanuarto Ambar Suryono. Sy pernah Ke rmh Pak Jarwo di Kulon Progo, waktu itu bersama Mbak Sita, Mbak Diah, Pak Danang dll.
    Skrng sy terangkt PNS di STM Bau-BAu. Sy juga tetap di UMB sbg Prodi PGSD. Sy menikah 2005 dg gadis Buton bernama Zuhuriah Pala. Anak sy satu bernama Nisa Azzahra Zanuarto yg berusia 2,5 th.
    Tentang Mbak Diah, dia masih singgel. Malahan pada bln ini dia dg Mbak Anis lolos S-2 di UNY. Kalo Mbak Anis sdh dikaruniai 2 anak dg Suami dari guru SMA Muhammadiyah.
    OK, Pak Sukses selalu, Amiin
    Wassalam ….

  8. Ass. wr.wb.
    Alhamdu lillaah, innal hamda lillaah. Sungguh tidak disangka, kita masih bisa komunikasi. Sungguh besar ternyata manfaat dari Blog Pak Subair ini, setidaknya bisa menyambungkan tali silaturrahim diantara kita. Dengan munculnya teman-teman lama, mengingatkan suka duka yang pernah kita jalani bersama… alhamdu lillaah. Saya ikut senang dan ikut bahagia mengikuti tulisan-tulisan di atas dr tmn2, dan ikut mendoakan untuk kita semua semoga dalam menjalani hidup ini mendapat keslamatan dan ridlo dari Alloh Swt. Untuk P. Jarwo, wah … suka lihat bola ya …. ? Selamat smg sukses studinya, amin. Untuk P. Zanuarto, selamat ya atas dikaruniaNya anak, semoga jadi anak yg solihah. Amin. Untuk P. Saras dan P. Danang, gimana kabarnya ? Satu kota tapi komunikasi lewat angkasa … gpp ya … semoga juga tercapai yang diinginkannya, amin. Untuk P. Subair sekeluarga, terimakasih sekali atas tumpangannya selama di Bau-Bau, ikan laut menu utama tidak kulupa dari ibu yang memasakkannya, terimkasih bu atas keikhlasannya. Mumpung masih diberi umur panjang, dan ada media komunikasi, sengaja atau tidak pasti setiap orang ada salahnya, untuk itu dalam kesempatan yang baik ini sy mohon maaf jika selama kita bertemu dan berinteraksi ada hal-hal yang membuat kita berdosa. Semakin bertambah usia insyaAlloh semakin mengingatkan kita pada kehidupan akhir. Semoga Alloh Swt memaafkan kita semua dan memberikan hidayahNya untuk kita, amin.
    Ok, Semoga sukses semua, amin. Selamat bahagia…
    Wassalaamu’alaikum wr.wb.

  9. Ass. Wb.Wb.

    Begitu berita ini saya sampaikan ke Ibu lantas dia memilih baju batik Solo yang Mas Muis belikan untuk dipakai mengahadiri undanga pesta perkawinan tetangga malam itu.

    Hari ini baru sempat buka internet dan menulis ke Mas Muis, disampingku ibu bertanya siapa nama anaknya Mas Muis? kapan lagi ke Bau-Bau? Salam buat istrinya. Kemudian kami mengenang masa lalu kita di Bau-Bau, masa lalu yang hiruk piluk, ramai dan mungkin juga tidak nyaman karena kita harus hidup sederhana apa adanya, tapi menurut ibu itu lebih baik dibanding keadaan sekarang yang sunyi tanpa canda dan kejutan-kejutan oleh Mas Jarwo yang selalu bangu lebih awal membereskan keperluan pagi, dan Mas Muis yang selalu menjaga kebersihan rumah.
    Kini saya dan ibu sudah beranjak tua dan tinggal berdua di rumah besar itu. Irma sudah kawin dan tinggal di rumah pribadi bersama anak dan suaminya. Amin juga sudah punya rumah sendiri, sementara Emi akan melanjutkan kuliah entah dimana tapi saat ini berlibur di Wakatobi.

    Mas Muis, Kampus Utama UMB yang megah itu sangat berdekatan dengan rumah, setiap hari kalau saya ke Kantor atau ibu ke pasar pasti lewat di depannya. Bangga rasanya Mas Muis, kita telah memberikan sesuatu yang berarti buat orang banyak, walau mereka tak tau kalau kita pernah berjuang untuk menghadirkannya.

    Salam buat Mas Danang dan Mas Saras, juga buat Mbak Sita dan Mas Syaiful, semoga kita semua selalu mendapatkan berkah dan rahmat dari Allah S.W.T.

    Teruskan berita ini buat Mas Bintoro dkk yang pernah berlantai karena kurang tempat tidur sambil bercanda ria di Betoambari.

    Terima kasih.
    Wassalam.

  10. Wa’alaikum salaam wr.wb. Terimakasih Pak Subair, alhamdu lillaah senang rasanya mendengar ada kampus utama UMB yang megah apalagi di dekat rumah Pak Subair. Untuk amanahnya InsyaAlloh akan saya sampaikan. Cuma untuk mbak sita mas syaiful kayaknya sulit Pak, soalnya mereka udah tinggal bersama di jatim. Juga mas bintoro malah belum kedengeran kabarnya. Saya kira betul Pak, ada rasa bangga ketika sebuah perjuangan yang insyaAlloh mulia membuahkan hasil. Senang melihat banyak orang bisa menikmatinya. Makasih ya Pak atas pujiannya, kan annadloofatu minal iimaan…… he..he..he… maaf ya Pak, kita teruskan nanti, saya udah dijemput mahasiswa untuk ngajar. Sekali lagi terimakasih, … salam buat keluarga …

  11. assalaamualaikum…
    boleh gabung gak ? Namaku …..

  12. rifai hs

    • Tentu saja boleh, semua tulisan di Blog ini terbuka untuk dikomentari, silahkan bergabung Pak. Semoga neter ini Pak Rifai di Jl. Patimura Bau-Bau, maaf kalau keliru. Terima kasih atas kunjungannya dan partisipasinya nanti.

      Wassalam,
      Subair


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: